Edukasi8 menit

Jaminan Penawaran Tender: Biaya, Jenis & Cara Dapat Surety Bond Tercepat

Bandingkan bank garansi vs surety bond untuk tender pemerintah. Pelajari 4 jenis jaminan, perhitungan biaya, dan cara mendapatkan surety bond dalam 1-3 hari kerja.

Diperbarui: 19 April 2026

Tender Sudah di Depan Mata, Tapi Bank Garansi Butuh 2-3 Minggu?

Surety bond bisa terbit dalam 1-3 hari kerja — dan biayanya 50-70% lebih murah dari bank garansi. Jaminan penawaran adalah syarat wajib di hampir setiap tender di atas Rp 200 juta. Pilih instrumen yang salah, dan Anda bisa kehilangan peluang hanya karena masalah administrasi.

Panduan ini membandingkan 4 jenis jaminan tender, menghitung biaya riilnya, dan menunjukkan cara tercepat mendapatkan surety bond untuk UMKM.

Jenis-Jenis Jaminan Tender

1. Jaminan Penawaran (Bid Bond)

Diserahkan saat mengajukan penawaran tender. Tujuannya menjamin vendor tidak menarik penawaran setelah disubmit.

  • Nilai: 1-3% dari HPS (Harga Perkiraan Sendiri)
  • Masa berlaku: Selama masa evaluasi + 30 hari
  • Dicairkan jika: Vendor menarik penawaran atau menolak menandatangani kontrak setelah dinyatakan menang

2. Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond)

Diserahkan setelah vendor dinyatakan menang, sebelum kontrak ditandatangani.

  • Nilai: 5% dari nilai kontrak
  • Masa berlaku: Selama masa pelaksanaan + masa pemeliharaan
  • Dicairkan jika: Vendor gagal menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak

3. Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond)

Diserahkan jika vendor menerima uang muka dari pemerintah.

  • Nilai: 100% dari uang muka yang diterima (maks. 30% nilai kontrak)
  • Masa berlaku: Sampai uang muka sepenuhnya diamortisasi
  • Dicairkan jika: Vendor tidak menggunakan uang muka sesuai peruntukannya

4. Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond)

Diserahkan saat serah terima pertama (PHO/Provisional Hand Over).

  • Nilai: 5% dari nilai kontrak
  • Masa berlaku: Selama masa pemeliharaan (biasanya 6 bulan)
  • Dicairkan jika: Vendor tidak melakukan perbaikan selama masa garansi

Bank Garansi vs Surety Bond

Grouped bar chart: perbandingan bank garansi vs surety bond — biaya, waktu, dan persyaratan
Grouped bar chart: perbandingan bank garansi vs surety bond — biaya, waktu, dan persyaratan
AspekBank GaransiSurety Bond
PenerbitBank umumPerusahaan asuransi umum
Biaya (premi)1-3% per tahun + setoran jaminan tunai 10-100%0.5-1.5% per tahun, tanpa setoran tunai
Proses penerbitan5-14 hari kerja1-3 hari kerja
PersyaratanAgunan, laporan keuangan audit, track record bankLebih fleksibel, cukup legalitas perusahaan
Cocok untukPerusahaan besar dengan hubungan bankUMKM dan perusahaan tanpa agunan
Diterima di tender?Ya, selalu diterimaYa, sejak Perpres 16/2018
PrinsipUnconditional (langsung cair)Conditional (perlu verifikasi klaim)

Cara Mendapatkan Surety Bond

  1. Pilih perusahaan asuransi — Pastikan terdaftar di OJK dan memiliki izin lini usaha surety bond. Contoh: Askrindo, Jamkrindo, Asuransi Kredit Indonesia.
  2. Siapkan dokumen — NPWP, NIB/SIUP, akta perusahaan, kontrak/dokumen tender, pengalaman kerja sejenis
  3. Ajukan permohonan — Bisa online di portal perusahaan asuransi atau melalui broker asuransi
  4. Underwriting — Perusahaan asuransi menilai risiko berdasarkan profil perusahaan dan proyek
  5. Bayar premi — Biasanya 0.5-1.5% dari nilai jaminan per tahun
  6. Terbitkan — Surety bond diterbitkan dalam 1-3 hari kerja, dikirim dalam format cetak atau digital

Perhitungan Biaya Jaminan

Contoh perhitungan untuk tender konstruksi senilai Rp 5 miliar:

Jenis JaminanNilaiPremi Bank GaransiPremi Surety Bond
Jaminan Penawaran (2%)Rp 100 jutaRp 2-3 juta + cash collateralRp 500rb - 1.5 juta
Jaminan Pelaksanaan (5%)Rp 250 jutaRp 5-7.5 juta + cash collateralRp 1.25 - 3.75 juta
Jaminan Uang Muka (20%)Rp 1 miliarRp 20-30 juta + cash collateralRp 5 - 15 juta

Surety bond menghemat 50-70% biaya dibanding bank garansi, plus tidak memerlukan cash collateral yang mengikat modal kerja.

Tips Memilih Penjamin

  • Cek rating perusahaan asuransi — Pilih yang memiliki rating minimal BBB dari Pefindo atau Fitch
  • Bandingkan premi — Minta penawaran dari 2-3 perusahaan asuransi sebelum memutuskan
  • Kecepatan penerbitan — Untuk tender dengan deadline ketat, pilih penjamin yang bisa terbit dalam 24 jam
  • Fasilitas kredit berulang — Beberapa perusahaan asuransi menawarkan fasilitas surety bond line yang bisa digunakan berulang tanpa analisis ulang
  • Reputasi klaim — Pastikan penjamin tidak pernah menolak klaim tanpa alasan yang sah
  • Jaringan cabang — Pilih penjamin dengan cabang di lokasi proyek untuk kemudahan koordinasi

FAQ

Apakah UMKM wajib menyerahkan jaminan penawaran?

Untuk pengadaan langsung dan penunjukan langsung dengan nilai di bawah Rp 200 juta, jaminan penawaran tidak diperlukan. Untuk tender terbuka, jaminan penawaran umumnya wajib terlepas dari ukuran perusahaan.

Apa yang terjadi jika vendor gagal memenuhi kontrak?

PPK dapat mengajukan klaim pencairan jaminan pelaksanaan ke penerbit jaminan. Untuk bank garansi (unconditional), pencairan langsung dilakukan. Untuk surety bond (conditional), perusahaan asuransi akan melakukan verifikasi klaim terlebih dahulu.

Bisakah jaminan dicairkan sebagian?

Untuk jaminan uang muka, pencairan dilakukan secara proporsional sesuai sisa uang muka yang belum diamortisasi. Untuk jaminan pelaksanaan, pencairan biasanya sesuai nilai kerugian aktual, tidak selalu 100%.

Langkah Selanjutnya

Sudah tahu cara mendapatkan surety bond? Sekarang temukan tender yang siap Anda ikuti — jaminan bisa diurus dalam 1-3 hari kerja setelah Anda dinyatakan menang.

Cari Tender Aktif → — Filter berdasarkan wilayah dan nilai kontrak.

Pastikan kualifikasi lengkap: cek syarat KBLI, SBU, dan TKDN.

Pantau tender dari LPSE dan e-Katalog sekaligus

SudahTayang mengagregasi data dari 689+ portal LPSE ke dalam satu dashboard. Filter otomatis berdasarkan SBU/KBLI, notifikasi via WhatsApp.

Mulai Gratis

Artikel Terkait